Hubungi Kami : (021) 296 41453

Proses Mewaralabakan Usaha

Proses Mewaralabakan Usaha

Berikut adalah Lanjutan materi Belajar Green Module yang membahas mengenai Proses Mewaralabakan Usaha sebagai bagian dari Mastery Bisnis yang perlu dimiliki oleh Franchisor

PROSES MEWARALABAKAN USAHA

Secara umum proses mewaralabakan usaha dimulai dari proses mastery bisnis. Dimana calon pemberi waralaba perlu meningkatkan pengetahuannya dalam upaya membimbing para penerima waralabanya nanti.

 

Tahap selanjutnya adalah melakukan standarisasi-standarisasi terhadap bentuk unit usaha (misalnya gerai) seperti antara lain ukuran, desain, peralatan dan lainnya, serta standarisasi proses bisnis, seperti: proses pemasaran, operasional dan administrasi keuangan. Setelah melakukan standarisasi usaha maka dapat dilanjutkan dengan melakukan kajian waralaba, sekaligus melakukan perencanaan usaha waralaba yang menentukan target jumlah pembukaan gerai serta rasio bisnis lainnya.

 

Dengan memiliki model bisnis yang standar maka akan sangat memudahkan pemberi waralaba untuk menduplikasi bisnisnya dalam menerapkan waralaba. Dua proses penting terakhir setelah melakukan tahapan standarisasi adalah melakukan proses rekrutmen mitra penerima waralaba yang proporsional serta melakukan proses pembuatan program-program pengelolaan jaringan penerima waralaba yang berkesinambungan.

 

Proses mempersiapkan rekrutmen penerima waralaba perlu memastikan 3 hal penting, yaitu:

  1. Standarisasi pemilihan penerima waralaba yang tepat sesuai dengan kriteria pemberi waralaba, baik dari sisi teknis, karakter pengusaha dan kemampuan keuangannya.
  2. Persiapan perjanjian kerjasama waralaba yang lengkap dan jelas
  3. Proses memastikan bahwa calon penerima waralaba telah memahami dengan baik mengenai bisnis waralaba yang akan dijalankannya dengan segala konsekuensinya.

 

Sedangkan proses terakhir dalam mempersiapkan program pengelolaan jaringan penerima waralaba yang berkesinambungan dapat mengelompokan program-program tersebut dalam:

  1. Program dukungan, seperti: pelatihan-pelatihan, program pemasaran nasional, program monitoring, trouble shooting, suplai, Informasi teknologi, dan lainnya.
  2. Program pengembangan, agar pemberi waralaba bisa selalu lebih unggul dari para kompetitor dan juga mampu memberikan materi tambahan bagi para penerima waralabanya. Program-program pengembangan itu antara lain: pengembangan produk atau jasanya, pengembangan konsep, pengembangan desain, pengembangan teknologi, pengembangan pelayanan, dan lainnya.
  3. Program pembinaan hubungan antara pemberi waralaba dan penerima waralaba, seperti: loyalty program, reward program, dan lainnya.

 

Kunci sukses dari usaha waralaba adalah:

  1. Mastery di bisnisnya
  2. Mempunyai Business Model yang standar, unik dan mudah diduplikasi.
  3. Merekrut penerima waralaba dengan tepat
  4. Mengelola interaksi dan hubungan yang baik dengan para mitra Penerima Waralabanya.
  5. Ketaatan dan konsistensi kerjasama pemberi waralaba dan penerima waralaba untuk mengikuti prosedur kerja.
  6. Pengembangan konsep dan kreatifitas yang berkesinambungan, seperti: produk, brand, desain, pelatihan dan juga resep-resep sukses lainnya.
  7. Pemberi waralaba perlu konsisten dalam melakukan dukungan-dukungan untuk suksesnya penerima waralaba, dan Penerima waralaba juga secara konsisten mengikuti proses yang ditentukan oleh pemberi waralaba.

 

Pemberi waralaba dapat mengembangkan pengetahuannya mengenai waralaba dengan mengikuti berbagai program pendidikan waralaba baik dilingkungan internasional (IFA), atau program pendidikan waralaba di kawasan regional seperti: Malaysia Certified Franchise Executive, atau program pendidika waralaba lokal di Indonesia seperti program dari Komite Tetap Waralaba, Lisensi dan Kemitraan KADIN pusat: Certified Franchise Indonesia (CFI).

Pada Materi berikutnya akan dijelaskan beberapa ulasan materi mengenai Pengelolaan Pemasaran sebagai bagian mastery yang perlu dimiliki oleh Pemberi Waralaba (Franchisor). Materi-materi tersebut dapat dibaca pada materi GREEN MODULE-PENGELOLAAN PEMASARAN